Bisnis Online

Bisnis Perangkat Lunak Berlangganan, Mengukur Penggunaan Fitur Sebelum Menambah Layanan

Permintaan fitur baru sering terdengar meyakinkan, terutama ketika datang dari pelanggan yang aktif memberikan masukan. Namun, menambah layanan tanpa memahami penggunaan fitur yang sudah tersedia dapat membuat produk semakin rumit dan biaya pengelolaan meningkat. Dalam Bisnis perangkat lunak berlangganan, keputusan pengembangan sebaiknya berangkat dari pekerjaan yang ingin diselesaikan pelanggan, bukan sekadar panjangnya daftar permintaan. Pengukuran penggunaan membantu tim melihat fitur yang benar-benar bermanfaat, bagian yang sulit dipahami, dan kebutuhan yang belum terpenuhi. Dengan pendekatan tersebut, pengembangan produk dapat diarahkan pada perbaikan yang lebih relevan serta memiliki dasar penilaian yang jelas.

Menentukan Dasar Penilaian Pengembangan Perangkat Lunak

Pengukuran penggunaan fitur perlu dimulai dari pekerjaan yang ingin diselesaikan pengguna. Suatu fungsi produk tidak otomatis bernilai hanya karena memiliki aktivitas tinggi. Misalnya, tim pengguna dapat terus kembali ke halaman laporan karena susunan datanya membingungkan. Sebaliknya, fungsi dengan aktivitas terbatas bisa tetap penting untuk tugas yang hanya dilakukan pada waktu tertentu. Karena itu, tentukan hasil yang ingin dicapai sebelum menyusun laporan penggunaan.
Pada Bisnis penyedia aplikasi berlangganan, penanggung jawab produk perlu menyusun dasar pertimbangan yang terarah. Sebagai ilustrasi, apakah pengguna mampu menghasilkan laporan yang diperlukan secara mandiri? Dasar penilaian itu lebih membantu daripada sekadar menghitung kunjungan. Tetapkan juga kelompok pengguna yang dituju, proses yang ingin dipahami, dan rentang waktu pemantauan. Melalui definisi tersebut, penanggung jawab produk bisa mengenali hambatan dalam pemakaian aplikasi dari permintaan pengembangan baru.

Memilih Ukuran untuk Menilai Pemanfaatan Produk

Pengukuran pertama dapat mencakup awal penggunaan fitur, keberhasilan menjalankan pekerjaan, dan kembalinya pengguna untuk kebutuhan serupa. Dalam menghitung penggunaan pertama, lihat jumlah pemakai fungsi dengan pengguna yang memenuhi syarat pemakaian. Jangan memasukkan pengguna yang tidak memiliki akses apabila fitur hanya tersedia pada paket tertentu. Pembanding yang tidak sesuai bisa menghasilkan penilaian yang menyesatkan, meskipun pelanggan yang membutuhkan telah memperoleh manfaat.
Pilih kejadian penggunaan yang menandai pencapaian, bukan semata-mata kunjungan ke bagian aplikasi. Dalam fungsi pelaporan, pisahkan mengakses menu laporan, menyesuaikan pengaturan, dan berhasil menghasilkan keluaran. Berikan definisi yang konsisten agar hasil pengukuran dapat dibandingkan. Periksa pula pengulangan teknis tidak menambah hitungan secara keliru. Pisahkan aktivitas pengujian internal dari penggunaan layanan oleh pelanggan. Batasi pencatatan pada kebutuhan evaluasi dan sampaikan fungsi pengumpulan informasi dengan bahasa yang mudah dipahami.

Membandingkan Penggunaan berdasarkan Segmen dan Siklus Kerja

Ringkasan penggunaan umum bisa mengaburkan variasi perilaku pelanggan. Kelompokkan penilaian berdasarkan tingkat layanan, tanggung jawab pemakai, atau tahap penggunaan produk. Pengguna yang baru bergabung dapat membutuhkan pengenalan fitur, sedangkan akun yang telah aktif lebih lama bisa terbiasa dengan proses tertentu. Apabila kelompok tersebut disatukan, kebutuhan pendampingan dapat terlewat. Gunakan perbandingan yang relevan agar prioritas perbaikan memiliki dasar.
Tentukan waktu evaluasi dengan jadwal kebutuhan pengguna. Fitur penyusunan laporan bulanan perlu diamati melampaui kunjungan setiap hari. Periksa apakah pelanggan kembali ketika kebutuhan berikutnya muncul. Dalam langganan untuk perusahaan, bedakan jumlah pengguna individu dan jumlah organisasi yang memakai fitur. Seorang anggota dengan aktivitas tinggi dapat mendominasi hitungan, sementara sebagian besar organisasi belum mencoba.

Menelusuri Penyebab Fitur Jarang Digunakan

Catatan aktivitas menunjukkan apa yang terjadi, tetapi masih perlu dilengkapi konteks. Ketika pelanggan tidak menggunakan layanan tertentu, periksa apakah pengguna mengetahui keberadaannya, memahami manfaatnya, dan dapat menjalankan langkah yang diperlukan. Perkuat pemahaman dengan wawancara singkat, laporan kendala layanan, serta peninjauan proses pemakaian. Gali contoh kejadian terakhir, bukan semata-mata ketertarikan terhadap rencana fitur.
Masukan pengembangan produk sebaiknya ditelusuri sampai masalah dasarnya. Apabila pelanggan menginginkan fungsi tambahan, gali tujuan di balik permintaan. Bisa jadi, hasil yang diminta sudah bisa dicapai oleh fungsi dalam produk saat ini, tetapi alur penggunaannya kurang jelas. Perbaikan tampilan dapat menjadi pilihan sebelum membangun fungsi tambahan. Pada saat yang sama, tetap perhatikan masalah yang belum terlayani hanya karena tidak muncul pada aktivitas yang dicatat.

Menguji Layanan Tambahan sebelum Mengembangkannya secara Luas

Sebelum membangun layanan tambahan secara penuh, susun dugaan yang dapat diperiksa. Tentukan pengguna sasaran, masalah yang ingin diselesaikan, dan perubahan yang diharapkan. Coba dengan purwarupa sederhana atau layanan percobaan terbatas. Tetapkan indikator penilaian sebelum membaca hasil percobaan. Selain banyaknya pengguna yang mencoba, amati hasil yang diperoleh, jumlah kendala penggunaan, dan perubahan pada pengalaman sebelumnya.
Pilihan untuk memperluas layanan sebaiknya menilai kebutuhan perawatan produk, dukungan pelanggan, dan dampak pada kemudahan pemakaian. Fungsi yang mendapat respons positif tidak otomatis menjadi prioritas apabila penggunaannya hanya relevan untuk sedikit pelanggan. Amati pola penggunaan pada pelanggan yang memperpanjang layanan, tetapi jangan menyatakan fitur pasti membuat pelanggan bertahan. Pelanggan yang aktif dapat menggunakan produk secara lebih luas. Gunakan beberapa sumber bukti sebelum memutuskan investasi pengembangan.

Penutup: Menambah Layanan berdasarkan Kebutuhan Nyata

Menilai pemanfaatan produk memperkuat Bisnis perangkat lunak berlangganan menentukan pengembangan secara lebih terukur. Fokuskan penilaian pada manfaat yang diperoleh pengguna, bukan semata-mata aktivitas di layar. Hubungkan hasil pemantauan dengan penjelasan kebutuhan nyata, lalu periksa rancangan pengembangan sebelum menambah beban operasional. Pengalaman apa yang pernah membuat Anda memilih memperbaiki fitur lama daripada menambah layanan? Mari berbagi pengalaman yang relevan agar pembahasan ini semakin bermanfaat.

Related Articles

Back to top button